Employee Engagement di RSPTN
Penelitian komprehensif yang menghasilkan model konseptual pertama untuk konteks rumah sakit pendidikan di Indonesia
Landasan Teori (Evolusi Teori Employee Engagement)

Konsep Antecedent & Consequences oleh Alan M. Saks (2006)
Alan M. Saks memperkenalkan pemisahan penting antara work engagement dan organizational engagement. Dalam modelnya, variabel-variabel anteseden memprediksi kedua jenis engagement tersebut, sementara engagement berperan sebagai mediator antara anteseden dan konsekuensi. Saks juga menegaskan bahwa Social Exchange Theory (SET) memberikan dasar teoritis yang kuat untuk memahami employee engagement.
💡 Pembedaan tegas antara work engagement dan organizational engagement.
Model Konseptual 5 Faktor oleh Borah & Barua (2018)
Borah & Barua mengusulkan model engagement yang mencakup lima variabel: faktor individu, faktor terkait pekerjaan, faktor organisasi, employee engagement, dan dampaknya. Faktor individu, pekerjaan, dan organisasi bertindak sebagai anteseden yang memengaruhi engagement. Temuan ini mendukung hasil tahap kualitatif penelitian bahwa employee engagement adalah proses resiprokal antara organisasi dan karyawannya.
💡 Employee engagement merupakan proses dua arah (resiprokal) antara karyawan dan organisasi.